di tepian karang mumus » copyleft 2ØØ4 « timpakul™


profileprofil
My Photo
Name: timpakul
Location: samarinda, kalimantan timur, Indonesia

hidup di sebuah kota kecil di tepian sungai mahakam merupakan hal yang membahagiakan... walau tak lagi banyak pepohonan, rawa dan hutan kota.... saat ini menapaki kehidupan dengan belajar pada alam dan berbagi pada sesama....

articlesartikel
archivearsip
l i n kruang lain
support bydidukung
shoutbox
[ 22.2.08 ]
minyak
hitam
licin
tak terpegang
selalu menaiki tangga
hingga menghadirkan kesengsaraan
semua teriak
tak ada yang diam
namun tak terlihat darimana suara
kuasa
pada kapital
tak ada lahan negeri
semua bagi kepentingan asing
minyak
meninggalkan asa
bukan sekedar berhemat
harus rebut kembali kuasa
bagi anak negeri

[080222]
:: minyak bumi meroket

[ 21.2.08 ]
entah apa
pukul 00.30
tak ada angin
udara dingin berbeda
suara kipas angin bergerak perlahan
televisi sudah dimatikan
radio tak ada
hanya awan bergerak
langit entah berwarna apa

pukul 01.30
dedaunan mengiris jendela
harum embun perlahan bergulir
ayam berbincang menunggu pagi
suara deru motor di kejauhan
udara beku
dingin tak biasa
angin entah sedang apa

pukul 02.30
arah pikir berkelana
pada sebuah ruang yang tak nyata
seseorang hadir
berulang hadir
ia entah sedang apa

pukul 03.30
titik air di pembaringan
jelaga berselaput di langit-langit
satwa malam membisu
jangkrik tak bernyanyi
nyamuk entah lagi apa

pukul 04.30
suara itu selalu hadir
tak jauh dari kelambu
berteriak
memanggil
mengajak
yang entah untuk apa

pukul 05.30
aku tak tahu
entah apa

pukul 06.30
aku masih belum tahu
lakukan entah apa

[080221]
:: dalam malam yang entah apa

[ 12.2.08 ]
ulin
lihat disana
batang ulin melintang
saatnya jadi sirap
bukan dibiarkan tak membusuk
ditengah padang belukar
jadikanlah ia keping emas
agar generasi tak saksikannya

ulin
emas hitam
tak penting
biarkan ia menghilang

[ 3.2.08 ]
wajah
wajah menghias belantara kota
menjelang sebuah pertarungan
berharap gurat keyakinan
meraih sebuah tinta kemenangan
sambil sesekali
melahirkan penindasan pada sesama

[080203]
wajah-wajah di belantara kota