tak akan ada terjadi apapun
diam saja
tak akan ada yang menimpa
diam saja
tak akan ada gelisah
diam saja
tak akan ada kata-kata
diam saja
diam!
[071229]
:: tanpa kata-kata
hidup di sebuah kota kecil di tepian sungai mahakam merupakan hal yang membahagiakan... walau tak lagi banyak pepohonan, rawa dan hutan kota.... saat ini menapaki kehidupan dengan belajar pada alam dan berbagi pada sesama....
[071229]
:: tanpa kata-kata
[071224]
:: dalam sebuah ruang pencarian kedamaian
[071222]
:: selintas di ufuk barat
sebatang sengon
runtuh menimpa aspal yang panas
tak ada angin apalagi hujan
sudah terlalui masa panennya
hukum tetap harus tegak
akasia dan sengon
diintrusi dari negeri benua berbeda
mempercepat perluasan kebun kayu
yang jadikan hilangnya sumber kehidupan
bagi anak negeri yang tak lagi menjadi tuan
pada tanah kelahirannya
[071206]
:: dalam perjalanan menembus taman hutan raya
mentari mulai turun meredup
pada sebuah pondok di tepi sawah
mata kail yang diletakkan tak jauh dari pondok mulai bergetar
tak ada ikan yang tertangkap
sebilah ranting pohon mengikatkan dirinya pada mata kail
air kecoklatan terus mengalir
menuju tempat yang lebih rendah
pematang sawah tak lagi terlihat
padi perlahan menguning tak tersinari mentari
negeri ini negeri agraris
petaninya pernah menjadikan negeri swasembada
tapi itu hanya tinggal catatan masa lalu
perlahan tapi pasti
lahan persawahan berganti menjadi areal tambang
atau berubah menjadi perkebunan kelapa sawit
dan di sekitar kota sawah telah menjadi perumahan mewah
yang menjadi tempat bertemunya mereka yang berduit dengan
seorang perempuan yang hanya hadir di akhir pekan
negeri ini negeri agraris
tapi itu masa lalu
tak lagi ada beras lokal untuk ditanak hari ini
semua berganti dengan beras dari vietnam ataupun thailand
petani tak ada dalam kesejahteraannya
terbelilit dalam lingkaran utang yang tak mampu terbayar
hingga anak-anaknya harus bekerja di sawah
atau menjadi buruh di pabrik kayu
atau malah menjadi pekerja rumah tangga
pada sebuah pondok di tepi sawah
di negeri yang agraris
:sebuah potret kehidupan diantara gelinjang modal
[071203]
:: catatan awal tahun ini yang terlewatkan
79 juta
5 juta rupiah setiap petak
tangan serakah membelai
langkah kaki demi sebuah nama
berbuat dari kepentingan tak penting
mengabaikan penghancuran alam
79 juta
pepohonan itu akan menangis
akarnya merintih disela tambang
dedaunnya terbang menyapa kebun sawit
air kuning coklat tersaji di meja makan
keresahan masih harus ada
[071201]
:: gerakan menanam tanpa memelihara